Monday, December 17, 2018

SORTING DAN SEARCHING

SORTING

Sorting adalah setiap proses mengatur item secara sistematis.
Ada dua tipe sorting:

  1. Descending atau Turun
  2. Ascending atau Naik
Algoritma Sorting Umum ada dua level:
  • Level Simple:
BUBBLE SORT
Membanding dua nilai yang bertetangga, dibandingkan dan di swap atau ditukar(jika diperlukan).
Juga dikenal sebagai Exchange sort. ATAU Tukar dua elemen yang berdekatan jika tidak sesuai susunan/urutan, ulangi hingga susunan diurutkan.

Algoritma Bubble Sort:

SELECTION SORT
Temukan elemen terkecil (atau terbesar) dalam array, dan letakkan di tempat yang tepat. Tukar dengan nilai di posisi pertama. Ulangi hingga susunan diurutkan.

Algorittma Selection Sort:


  • Level Intermediate:
QUICK SORT
Pilih satu nilai untuk menjadi PIVOT. Partisi array menjadi dua bagian/segmen. Di bagian/segmen pertama, semua elemen kurang dari atau sama dengan nilai pivot. Di segmen kedua elemen lebih besar dari atau sama dengan nilai pivot. Akhirnya, urutkan dua segmen secara rekursif.

Algoritma Quick Sort: 

SEARCHING

Kita biasanya menggunakan data yang besar di simpan di array, dibutuhkan untuk menentukan sebuah nilai yang cocok dengan KEY VALUE atau nilai kunci. Proses dalam mencari element atau nilai tertentu dari sebuah array ini dinamakan SEARCHING atau mencari. Searching adalah untuk mengambil informasi berdasarkan key value atau nilai kunci tertentu untuk di simpan di informasi. Key  digunakan mencatat yang di inginkan searching dari list data. Key  haru unik, maksudnya idak boleh ada key yang sama di dalam data.

Contoh:
data Siswa memiliki nama,nim,alamat,tanggal lahir.
nim digunakan sebagai key dari data tersebut, karena nim unik, tidak mungkin ada nim yang sama antara siswa. 

  • Tipe Algoritma Searching:

LINEAR SEARCH
Liniear search membandingkan setiap elemen atau nilai dari sebuah array dengan search key atau kunci pencari. karena array biasanya tidak dalam urutan tertentu, kemunkinan kita bisa menemukan nilainya di elemen yang pertama atau yang terakhir.

Algoritma Linear Search:

BINARY SEARCH
mencari menggunakan metode Linear Search bisa bekerja dengan baik untuk data kecil atau elemen/nilai array yang tidak berurutan. Tetapi, untuk array yang berukuran besar menggunakan metode linear search tidak efisien. Jika arraynya di urutkan, kita bisa menggunkan binary search yang berkecepatan tinggi.

Algortima Binary Search:



2201817325
binus.ac.id
skyconnectiva.com
CALVIN REFO ADHITYA

Saturday, December 8, 2018

FILE PROCESSING

FILE PROCESSING

Di dalam bahasa C, kita bisa menyimpan dan mengelola data dengan program atau kode yang kita buat dan file yang dibuat didesain secara sepesifik untuk melakukan tugas tertentu yang digunakan dalam membuat suatu program atau sebauh aplikasi. 

File Open

Syntax = File *fopen (const char *filename, const char *mode);
Membuka sebuah file menggunakan fopen(); , fopen() menggunakan library <stdio.h> .

Mode Yang Bisa Digunakan :

Close File

Syntax = int fclose (FILE *stream);
Menutup sebuah file bisa menggunakan fclose(); , fclose() menggunakan library <stdio.h> .

Input & Output File
  • fgetc(INPUT)
    Syntax : int fgetc(File *stream);
    Membaca satu karakter dari sebuah file.
  • fputc(OUTPUT)
    Syntax : int fputc(int c,FILE *stream);
    Menulis satu karakter ke dalam sebuah file.
  • fgets(INPUT)
    Syntax : char *fgets(char *string,int n,FILE *stream);
    membaca satu baris dari sebuah file.
  • fputs(OUTPUT)
    Syntax : int fputs(const chat *string,FILE *stream);
    menulis satu baris ke dalam sebuah file.
  • fscanf(INPUT)
    Syntax : int fscanf(FILE *stream const char *format[, argument]...);
    membaca data dari file.
  • fprintf(OUTPUT)
    Syntax : int fprintf(FILE *stream, const char *format[,argument]..);
    menulis data ke dalam file.
  • fwrite
    Synxtax : size_t fwrite(const void*buffer, size_t size, size_t count,FILE *stream);
    menulis data.
  • fread
    Syntax : size_t fread(void *buffer, size_t size,size_t count,FILE *stream);
    membaca data dari file.
  • feof
    Syntax : int feof(FILE *stream);
    kembali ke (return 0;) jika sudah mencapai akhir dari file.


2201817325
binus.ac.id
skyconnectiva.com
CALVIN REFO ADHITYA

FUNGSI, REKURSI DAN CLOUD COMPUTING


FUNGSI

Fungsi adalah kumpulan pernyataan yang dikelompokkan bersama untuk melakukan beberapa tugas tertentu. Ada dua jenis fungsi : 
  1. Library Function
    Library fungsi adalah fungsi standar yang diberikan oleh compiler.
    Contoh : printf() di stdio.h, pow() di math.h, sqrt() di math.h.
  2.  User-Defined Function / Fungsi Yang Ditetapkan Pengguna
     User-defined function adalah fungsi yang ditentukan sendiri oleh penggunanya.
Kenapa Menggunaka Fungsi ?

Kita bisa menggunaakn dua cara dalam menulis program.
  1.  menulis kode dalam satu tempat, di dalam main() yang berfungsi berurutan,
  2. Bagilah kode untuk semua tugas menjadi fungsi yang terpisah, gunakan fungsi main() untuk menjalankan semua tugas lainnya.

Pikirkan sejenak betapa menyakitkanya menulis semua kode kita dalam satu fungsi, maka anda akan memilih pendekatan kedua untuk menulis sebuah program.

Keuntungan Membagi Program Menjadi Fungsi

  1. Dapat menggunakan kembali kode. Fungsi yang pernah didefinisikan dapat digunakan beberapa kali, anda dapat menggunakan fungsi satu program di program lain, ini menghemat waktu
    .
  2. Fungsi memungkinkan desain modular kode. Dapat membagi program menjadi modul-modul kecil, pemograman modular menghasilkan pembacaan kode yang lebih baik, pemeliharaan dan penggunaan kembali.
  3. Pemeliharaan kode dan debugging lebih muda. Jika ada kesalahan dalam fungsi, anda hanya perlu melakukan debug pada fungsi tertentu daripada melakukan debug pada seluruh program.
Syntax Deklarasi Fungsi

return_type function_name(parameter_list);

  • return_type.
    untuk menentukan tipe data dari nilai fungsi yang dikembalikan.
  • nama_fungsi.
    sebagai pengidentifikasi yang valid yang secara unik mengidentifikasi fungsi.
  • parameter_list.
    Suatu fungsi dapat menerima input, daftar parameter berisi tiper input dan nam variabel yang diberikan ke fungsi. beberapa input dipisahkan menggunakan koma.
Syntax Defenisi Fungsi

return_type functio_name(parameter_list)
{
      statements;
}

Deklarasi fungsi dan definisi sintaks harus sama.

Syntax Memanggil Fungsi

function_name(parameter_list);
  • function_name - nama function yang akan dipanggil
  • parameter_list - koma memisahkan input yang diberikan ke fungsi, biarkan parameter_list kosong jika fungsi tidak menerima input.
Contoh Program 

Output :



REKURSI

Dalam pemograman C, rekursi dicapai dengan menggunakan fungsi yang dikenal dengan fungsi rekursi. Fungsi rekursif sangat kuat daam memecahkan dan mengungkapkan masalah matematika yang rumit. bahasa C memungkinkan fungsi untuk memanggil dirinya sendiri yang dikenal sebagai fungsi rekursif.

Contoh Program 
Output :



CLOUD COMPUTING

Fungsi dari CLOUD COMPUTING adalah untuk menjalankan program atau sebuah aplikasi melalui komputer - komputer yang terkoneksi pada wakt yang sama , tetapi tidak semua yang terkonesi melalui internet mngguankan cloud computing. sistem CLOUD COMPUTING ini merupakan sebuah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga apliasi pengguan, ini juga mengizinkan para pengguna untuk menjalankan program tanpa instalasi dan mengizikan pengguna untuk mengakses data probadi mereka melalui komputer dengan akses internet. 

Manfaat CLOUD COMPUTING 
  1. Semua data tersimpan di server secara terpusat
  2. Keamanan data
  3. Fleksibilitas dan skalabilitas yang tinggi



2201817325
binus.ac.id
skyconnectiva.com
CALVIN REFO ADHITYA

Thursday, October 18, 2018

POINTER DAN ARRAY

POINTER

Syntax :

<type> *ptr_name;

Pengertian pointer adalah variabel yang menyimpan alamat variabel lain

Ada dua operator yang biasa diguankan dalam pointer :

1. * = Isi dari (content of)

2. & = alamat (address of)

Contoh penggunaan ponter :

int i, *ptr; 
ptr = &i;

maksudnya nilai ptr sama dengan nilai i jadi jika nilai i itu i = 5 artinya *ptr = 5.


ONE DIMENSIONAL ARRAY

Syntax :

array_value[value_dim];

Pengertian array data disimpan dalam struktur tertentu untuk diakses sebagai grup atau individual. 

Beberapa variabel yang disimpan menggunakan nama yang sama dibedakan oleh indeks mereka.

Contoh :




TWO DIMENSIONAL ARRAY

Syntax 2D Array:

nama_array[baris][kolom];

Contoh :




2201817325
binus.ac.id
skyconnectiva.com
CALVIN REFO ADHITYA

Thursday, October 11, 2018

REPETISI

 Pengulangan atau yang biasa kita sebut dengan looping adalah instruksi untuk
pengulangan suatu statement.
Kita dapat memakai beberapa metode untuk melakukan suatu perulangan :

  1. For
  2. While
  3. Do-while

REPETISI  : FOR




Syntax:
for(exp1; exp2; exp3) statement;
or:
for(exp1; exp2; exp3){
  statement1;
  statement2;
  …….
 }
exp1 :  initialization
exp2 :  conditional
exp3 :  increment or decrement  
         exp1, exp2 and exp3 are optional


Flowchart FOR




Contoh Program FOR

Program untuk mencetak angka dari 1 hingga 10



For juga dapat dikombinasikan dengan For lagi, atau yang biasa kita dengan sebagai 

nested loop (loop di dalam loop). Selain dapat dikombinasikan dengan sesama loopingan, 

for dapat di kobinasikan dengan If statement.


Contoh Nested Loop


2201817325
binus.ac.id
skyconnectiva.com
CALVIN REFO ADHITYA